Masih kesal ama pemerintah
Setelah baca blog ku mengenai pemerintah (Siapa perlu pemerintah), seorang teman ngirim sms berikut:
Teman: “…Anyway, government is shit? Lha trus, emang perlu TA kan? Ato akan sia2x?”
(note: TA = technical assistance)
Well, menurut ku TA hanya efektif bila pemerintah punya niat baik (good intention), masalahnya dimana2 pemerintah cuma punya niat buruk (bad intention): korupsi. Pemerintah itu bermasalah bukan karena bodoh, sehingga perlu TA. Tapi pemerintah itu bermasalah karena tidak mau tahu dan tidak perduli dengan rakyat.
Teman: “Hehe .. begitu ya? Masa kamu ngga punya positive thinking sama sekali pada mereka (=pemerintah)?”
Kata positive tersebut mengingatkan ku pada pelajaran dasar ekonomi yang membedakan normative economic vs positive economics. Normative economic menekankan ‘what ought to be’ yaitu pemerintah seharusnya baik, artinya melayani masyarakat. Tapi positive economic menekankan pada fakta apa adanya (what is), yaitu pemerintah korupsi.
Jelas lah ku berpikir positif tentang pemerintah, yaitu melihat kenyataan apa adanya. Tidak bermimpi bahwa pemerintah akan menyelesaikan masalah yang ku hadapi sebagaimana umumnya pemikiran orang2 awam. Tapi ku sudah menerima kenyataan bahwa pemerintah tidak bermanfaat bagi ku dan hanya menimbulkan beban.
Celakanya teman ku salah menyimpulkan dengan menyatakan:
Teman: “O..jadi menurutmu, positive economic akan terjadi justru kalo govt is shit. Right?”
Well, ku rasa itu kebalik-balik mikirnya. Yang ku maksud, kalau anda berhenti bermimpi bahwa pemerintah akan berbuat baik bagi masyarakat, hidup kita bisa lebih baik karena kita akan bekerja lebih keras dan kita tidak akan mudah dibodohi oleh oportunis2 pemalas yang terus-menerus menyebarkan kebohongan bahwa kita perlu pemerintah untuk dapat hidup lebih baik!
Note: ku masih kesal karena pada tgl 15 Nov habis 3 jam untuk fasilitasi rapat koordinasi Pemda yg penuh formalitas tapi minim isi. Mana untuk ke tempat rapat jauh, perlu 4 jam untuk pergi-pulang naik mobil. Lebih kesal lagi ketika hari ini (24 Nov) terpaksa buang2 waktu dengarin omongan ngalor-ngidul tentang “ide2 hebat” Pemda yang cari muka di depan bule. Sialan, mengapa ku harus berhadapan dengan masalah yg sama kemana pun ku pergi: parasit bernama pemerintah. And I have a job to do!


0 Comments:
Post a Comment
<< Home